Official StoreTekan tombol di atas untuk membeli semua alat dan bahan eksperimen di web ini

Membuat SMS Gateway dengan Delphi (Bagian 2) – Pengenalan AT Command

AT command merupakan ‘bahasa’ standar komunikasi dengan modem. AT command bukan bahasa pemrograman, namun merupakan kumpulan instruksi yang dimengerti oleh modem. AT command dulunya diciptakan oleh perusahaan modem di Amerika Serikat yakni Hayes, dan akhirnya diterima secara internasional sebagai standar komunikasi modem. Secara harfiah, ‘AT’ kepanjangannya adalah ‘ATTENTION’ yang berarti meminta ‘perhatian’ kepada modem untuk melaksanakan instruksi dari luar (eksternal).  Jadi sebenarnya modem membutuhkan instruksi dari luar untuk melaksanakan fungsi-fungsinya. Anda dapat membayangkannya seperti halnya melakukan koneksi internet secara  dial-up di laptop menggunakan modem 3G. Tanpa Anda memerintahkan modem untuk melakukan koneksi internet melalui software interface-nya, modem tidak akan melakukan koneksi. Nah, ketika Anda menekan tombol ‘connect’ pada software bawaan modem 3G itulah, sebenarnya Anda ‘memerintahkan’ modem melakukan koneksi internet melalui perintah AT command. Jadi disini tercipta hubungan master-slave, dengan laptop sebagai master (pemberi instruksi dari luar) dan modem sebagai slave-nya (penerima dan pelaksana instruksi).

Pada perkembangannya, alat-alat komunikasi mengalami evolusi dan konvergensi. Banyak manufacturer  telekomunikasi yang kemudian memasukkan fitur modem ke dalam handphone, hingga kini dapat kita temui dengan mudah handphone yang memiliki kapabilitas sebagai modem untuk melakukan koneksi internet. Itulah sebabnya mengapa AT command ini juga dapat digunakan untuk mengeset atau memberikan instruksi kepada handphone. Beberapa tipe handphone diantaranya bahkan sangat populer digunakan untuk server SMS ataupun server pulsa. Namun, tidak semua handphone mendukung AT Command, pastikan bahwa handphone tersebut memiliki fitur modem baru Anda bisa melakukan eksperimen  AT command. Untuk koneksi fisik ada diantaranya merupakan Bluetooth modem atau IR (Infra red modem), tidak hanya menggunakan kabel  (serial / USB).

Dalam membuat SMS Gateway, AT command mutlak diperlukan untuk menginstruksikan modem agar melakukan proses kirim dan terima SMS.  Sementara bahasa pemrograman yang digunakan sebenarnya bisa apa aja termasuk diantaranya Delphi, VB, PHP, Java, dll. Yang terpenting di sini adalah meng-enkapsulasi AT command ke dalam bahasa pemrograman yang kita gunakan. Sebelum masuk ke  bahasa pemrograman, alangkah baiknya jika kita mempelajari dulu dasar – dasar AT command sebagai berikut :

Sintaks AT Command

Sesuai namanya, sintaks AT command harus diawali (prefix) dengan karakter ‘AT’ atau ‘at’ (tidak bersifat case sensitive). Contoh :

–          ATE  (echo/mengulang instruksi agar tertampil di layar)

–          ATD (dial / melakukan panggilan telepon, khusus untuk modem yang memiliki fitur ini)

–          AT+CMGR (melihat manufacturer modem)

–          AT+CMGS (mengirim SMS)

Secara umum, berdasarkan fungsinya AT command dibagi menjadi tiga, yakni :

–          AT command untuk mengeset parameter, misal AT+CMGF=1 (mengeset karakter SMS menjadi ‘text mode’)

–          AT command yang digunakan untuk memerintahkan modem melaksanakan instruksi tertentu, misal : AT+CMGD=1 (menghapus SMS di index memori nomor 1)

–          AT command yang digunakan untuk melihat konfigurasi, misal : AT+CGSN (melihat Serial Number modem)

Result Code dan Error Code

Para constructor AT command rupanya sudah mempersiapkan result code dan error code sebagai pendukung standar komunikasi modem untuk mempermudah developer dalam menyusun programnya. Result code bisa dikatakan adalah ‘jawaban’ dari modem setelah kita menginstruksikan perintah tertentu, sedangkan error code adalah kode kesalahan yang muncul jika modem gagal melaksanakan instruksi yang kita berikan. Dengan demikian kita dapat menganalisa program yang telah kita berikan pada modem apakah sudah berjalan seperti yang kita rencanakan.

Contoh result code :

ATD                                                        –> perintah dial

BUSY                                                     –> result code/jawaban dari modem (nomor yang dituju sedang sibuk)

Contoh error code :

+CME ERROR : 10                             –> SIM Card not inserted

+CMS ERROR : 305                          –> invalid text mode parameter

 

Bersambung ke bagian 3 (AT command dan Delphi)

Incoming search terms:

whatsapp delphi example, at command menggunakan php, at command sms gateway, cara buat panggilan gateway melalui modem, cara membuat aplikasi dial up modem lewat delphi 7, Cara membuat java serikat whatsapp yang error, cara membuat whatsapp dengan delphi, memasykan at command ke delphi, sms gateway perintah dial up
5 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!