Official StoreTekan tombol di atas untuk membeli semua alat dan bahan eksperimen di web ini

Cport, Komponen Delphi untuk Interfacing Port Serial

Beda dengan Visual Basic yang memiliki komponen MsComm untuk menangani interfacing port serial, Delphi tidak memiliki komponen bawaan yang berhubungan dengan input/output data serial. Data ini bersifat physically, yang artinya akan ada tegangan sebagai representasi logika ‘1’ dan ‘0’ yang keluar masuk komputer secara serial atau berderet melalui port serial (disebut juga COM port).

Sedikit mundur ke belakang, ada dua macam tipe interfacing I/O data secara fisik, yakni parallel dan serial. Jika parallel data ditransfer langsung bersamaan selebar (minimal) 8 bit, dan membutuhkan kabel data sebanyak itu (jika lebar data 8 bit, maka dibutuhkan kabel data 8 kabel+1 kabel ground), sedangkan dalam protokol data serial, data ditransfer dalam 1  kabel (data 8 bit akan ditransfer dalam 1 kabel secara bergantian/berderet). Dalam prakteknya, komunikasi serial membutuhkan 3 kabel, yakni Tx (Transmit), Rx (Receive) dan GND (Ground). Protokol serial sendiri dibagi lagi menjadi 2, yaitu serial synchronous (sinkron) dan serial asynchronous (asinkron). Serial sinkron membutuhkan satu bit tambahan untuk sinkronisasi, sedangkan tipe asinkron tidak membutuhkannya, dan digantikan dengan parameter baudrate. Jadi antar perangkat yang berkomunikasi dengan metode serial asinkron, keduanya harus disamakan baudrate-nya agar dapat saling bertukar data. Sedangkan jika dilihat dari level tegangan digital, protokol serial juga dibagi menjadi 2 yakni level tegangan TTL (+5V=logika ‘1’ dan 0V=logika’0’) dan level tegangan RS232 (-12V=logika ‘1’ dan +12V=logika ‘0’). Level tegangan TTL banyak digunakan untuk aplikasi mikrokontroller, sedangkan level tegangan RS232 banyak digunakan untuk interfacing komputer dengan dunia luar.

 

Nah, CPort ini digunakan mesin komputer dengan sistem operasi Windows menggunakan SDK Delphi untuk interfacing/input-output data secara serial asinkron dengan level tegangan RS232. Prinsip dasar ini harus Anda pegang agar tidak terjadi kebingungan dalam aplikasinya nanti. Aplikasi yang menggunakan Cport ini ada banyak, misalkan aplikasi sms gateway dengan at command, komunikasi dengan terminal lain (mikrokontroller atau komputer lain), POS, scanner, barcode reader, GPS, dll. Umumnya, saat ini ini protokol komunikasi serial sudah dienkapsulasi menjadi virtual serial port dengan bentuk fisik port USB, tidak lagi dengan port serial DB9. Anda tentu sudah jarang menjumpai PC atau laptop yang masih mendukung port serial (COM port) secara fisik bukan? Kelihatan kuno kali ya…he he he. Jadi, dengan Cport ini Anda tidak akan lagi kesulitan untuk mengelola data yang berhubungan dengan komunikasi serial, karena komponen ini sudah memiliki methods untuk menangani event komunikasi serial melalui COM port. Cport ini sudah berada dalam tataran high level language, jadi Anda tinggal pakai saja, tidak perlu memperhatikan manajemen memori, buffer, pointer dan sejenisnya.

 

Hmm, menarik bukan, tulisan berikutnya akan membahas tentang bagaimana cara menginstal komponen CPort ini ke dalam Delphi 7 khususnya di sistem operasi Windows 7. Stay tune on Saptaji.com 🙂

Incoming search terms:

delphi dan mesin interfacing, membaca data serial dengan delphi, delphi serial komunikasi arduino, cara delphi membaca serial, membaca data serial port di delphi, Membaca barcode reader dengan delphi7, komunikasi lpt dengan cport delphi 7, komunikasi dengan lpt port didelphi, komunikasi com di delphi, komponen untuk komunikasi serial delphi
One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!