Official StoreTekan tombol di atas untuk membeli semua alat dan bahan eksperimen di web ini

Mendeteksi Asap dengan Sensor MQ-2 dan Arduino

Sensor MQ-2 adalah sensor yang digunakan untuk mendeteksi gas LPG, i-butana, propana, metana, alkohol, hidrogen dan asap. Kata datasheet, inti dari MQ-2 adalah material yang sensitif terhadap konsentrasi gas yang tersusun dari senyawa SnO2 atau dalam istilah kita disebut Timah (IV) Oksida. Material ini memiliki karakteristik akan berubah konduktivitasnya seiring dengan perubahan konsentrasi gas di sekitarnya.

Okay, daripada kita pusing mikirin sisi kimiawinya, lebih baik kita fokus ke ‘bagaimana menggunakan sensor MQ-2 ‘-nya , bukan? :). Nah, pada tutorial kali saya akan membahas tentang bagaimana cara menangani sensor MQ-2, khususnya untuk mendeteksi asap (smoke). Untuk tipe-tipe gas yang lain (metana, LPG, hidrogen, dll) sebenarnya sama saja, hanya nilai output sensor yang nantinya akan berbeda. Untuk cara menanganinya dengan Arduino tetaplah sama.

Sebelum kita oprek-oprek, ada baiknya kita kenali dulu objek oprekan kita. Untuk yang kita bahas dan gunakan adalah sensor yang sudah berupa modul siap pakai ya, jadi bukan yang masih berupa sensor doang. Kurang lebih begini tampilan sensornya (di pasaran ada yang memiliki 3 kaki dan 4 kaki)

sensor mq-2

Khusus untuk modul sensor MQ-2 dengan 3 kaki (yang nantinya akan kita gunakan), memiliki konfigurasi pinout sebagai berikut

sensor gas-asap mq-2

Sedangkan untuk spesifikasi sensor MQ-2, beberapa parameter yang perlu kita ketahui adalah sebagai berikut :

Tegangan kerja (Vcc) : 5V
Lingkungan kerja :
– suhu : 20℃±2℃
– Kelembaban udara: 65%±5%
Range konsentrasi gas yang dapat diukur:
– LPG dan propana : 200ppm-5000ppm
– butana : 300ppm-5000ppm
– metana : 5000ppm-20000ppm
– Hidrogen : 300ppm-5000ppm
– Alkohol : 100ppm-2000ppm

Untuk sensitivitas sensor terhadap tipe gas di atas dapat dibaca pada kurva sebagai berikut:

kurva sensor MQ-2

Setelah kita pelajari karakteristik objek percobaan kita, mari kita lakukan eksperimen sederhana untuk mencoba mengambil hasil pengukuran/pendeteksian asap sebagai berikut:

Alat dan bahan :

  1. Arduino Uno, bisa dibeli di sini (45.500) atau di sana (65.000)
  2. Sensor MQ-2 (harga 15.000, bisa dibeli di sini)
  3. jumper female to male (3 bh)

Gambar rangkaian :

arduino dan sensor gas-asap MQ-2

Sketch :

Pada intinya, sensor MQ-2 akan mengeluarkan tegangan analog yang merupakan representasi konsentrasi gas di sekitarnya. Oleh karena itu kita dapat langsung menghubungkannya ke pin analog Arduino (lihat gambar rangkaian di atas) dan mengkonversinya ke bilangan digital dengan perintah ‘analogRead’ (baris 9). Hasilnya akan terukur bilangan mulai dari 0 sampai dengan 1023. Nah, berdasarkan percobaan yang saya lakukan, jika ada asap (saya menggunakan asap solder) nilai yang terbaca akan lebih dari angka 52. Oleh karena itu sketch tinggal disesuaikan dengan nilai ini (baris 11). Nilai ini mungkin akan berbeda jika menggunakan tipe gas yang lain (perlu percobaan terlebih dahulu). Anda dapat menambahkan beberapa string seperti ‘Asap terdeteksi’ untuk sekedar menambahkan info jika ada asap yang terdeteksi oleh sensor (baris 11).

Untuk mencoba sketch di atas, uploadlah ke papan Arduino dengan menekan tombol CTRL+U. Sesaat kemudian, bukalah jendela Serial Monitor melalui menu Tools-Serial Monitor, dan amati nilai yang tertampil di situ. Setelah itu cobalah dekatkan sumber asap ke sensor MQ2. Perhatikan sekali nilai yang tertampil, itulah hasil pengukuran sensor MQ-2 menggunakan Arduino.

Selamat, Anda sudah berhasil membuat sebuah detektor asap sederhana dengan sensor MQ-2 dan Arduino. Selanjutnya dapat Anda kembangkan sendiri percobaan sederhana ini untuk sistem yang lebih kompleks sesuai kebutuhan Anda. Selamat mencoba…

Incoming search terms:

sensor asap, sensor asap arduino, prinsip kerja sensor mq 2, sensor asap mq2, karakteristik sensor mq2, cara kerja sensor asap mq2, pengertian sensor gas mq-2, penjelasan sensor mq 2, sensor asap arduino duwi, pengertian sensor mq 2
33 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!