Official StoreTekan tombol di atas untuk membeli semua alat dan bahan eksperimen di web ini

Cara Menangani Modul NFC – RFID PN532 dengan Arduino

NFC/RFID sering digunakan untuk tagging, asset management atau tracking suatu benda/objek. NFC/RFID adalah merupakan bentuk identifikasi suatu objek (tagging) dengan media tanpa kabel (wireless) untuk jarak pendek (1-5 cm). Namun dalam perkembangannya, khusus untuk RFID, telah dikembangkan RFID yang bertipe aktif (memiliki power supply sendiri) yang memungkinkan untuk tagging dengan jarak yang lebih jauh, misal 25 m.

Antara NFC (Near Field Communication) dan RFID (Radio Frequency Identification) kurang lebih sama, yakni menggunakan gelombang RF untuk identifikasi objek. Bedanya mungkin di sisi frekuensi dan fungsi modul NFC/RFID. Jika NFC hanya menggunakan gelombang RF dengan frekuensi 13,56 MHZdalam berkomunikasi, RFID terbagi menjadi tiga kategori frekuensi, yakni LF (Low Frequency) di 125-134 KHz, HF (High Frequency) di 13,56 MHz dan UHF (Ultra High Frequency) di frekuensi 856-960 MHz. Perbedaan kedua adalah suatu modul NFC dapat berfungsi sebagai reader dan tag, beda dengan perangkat RFID yang hanya dapat berfungsi salah satu dari keduanya. Untuk implementasinya, NFC lebih banyak di-insert di smartphone, sedangkan RFID lebih banyak dikembangkan untuk tagging objek yang pasif.

pn532-module

Mengenal Modul NFC – RFID PN532

Modul PN532 adalah salah satu modul yang dapat membaca (dan menulis) tag NFC/RFID. Jadi jika Anda memiliki modul ini, Anda akan dapat membaca tag NFC maupun RFID, tergantung kode yang digunakan. Modul PN532 memiliki tiga alternatif port komunikasi, yakni SPI (Serial Perpheral Interface), I2C (Inter-Integrated Circuit) dan HSU (High Speed UART). Dengan demikian Anda akan lebih fleksibel dalam mendesain sistem Anda.

Default-nya Modul NFC/RFID PN532 ini menggunakan mode HSU, namun Anda dapat menggantinya dengan mode yang lain dengan mengubah kombinasi micro switch sebagai berikut :

setting-mode-modul-pn532-arduino

Mode Switch 1 Switch 2
HSU Off Off
I2C On Off
SPI Off On

Keterangan :
Off = switch ke bawah
On = switch ke atas

Untuk konfigurasi pinout antara modul PN532 dengan Arduino adalah sebagai berikut:

PN532

 

Arduino Uno
HSU Tx Rx (pin 0)
Rx Tx(Pin 1)
I2C SDA A4 (SDA)
SCL A5 (SCL)
SPI SCK 13
MISO 12
MOSI 11
SS 10

Perlu untuk Anda ketahui, jika menggunakan pin Serial (hardware) di Arduino Uno, Anda tidak akan bisa melakukan debug (melihat hasil Serial.println) di Serial Monitor. Oleh karena itu disarankanmenggunakan Arduino Mega atau jika tidak punya dapat menggunakan SoftwareSerial (emulasi pin digital menjadi pin serial) di Arduino Uno

Contoh Cara Menangani Modul NFC – RFID PN532 dengan Arduino

Berikutnya kita coba belajar bagaimana menangani modul PN532 ini dengan Arduino. Pertama kali, silahkan diunduh dulu library untuk menangani modul ini di sini. Ekstrak file tersebut dan salin ke folder ‘libraries’ Arduino (C:/Program Files/Arduino/Libraries). Jika sudah, coba upload sketch berikut. Sketch ini merupakan pengembangan dari program example yang disertakan library tadi.

Inti dari sketch di atas adalah membaca tag/kartu RFID dan jika sudah sesuai kartunya (dengan ID tertentu) akan menyalakan LED di pin 13 Arduino Uno. Sketch di atas bekerja menggunakan mode HSU.

cara-menangani-modul-nfc-rfid-pn532-dengan-arduino

Ohya, jika Anda akan melihat pembacaan RFID di jendela Serial Monitor, Anda akan membutuhkan sebuah USB to serial (jika menggunakan Arduino Uno, kalau Arduino Mega tidak perlu). Hubungkan Tx USB serial ke pin 10 dan Rx-nya ke pin 11 Arduino Uno. Buka jendela Serial Monitor setelah mengatur port-nya sesuai port USB serial (bukan port Arduino Uno)

Incoming search terms:

koneksi arduino pn532, modul nfc, tutorial arduino uno menggunakan modul rfid, Bedanya sda dengan scl di nfc modul, cara coding menambah kartu rfid dan nfc, cara buat nfc arduino, benda yang bisa detect NFC, belajar rf sap, belajar menggunakan alat RF pada SAP, arduino nfc adalah
2 Comments

Leave a Reply to ajie Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!