Official StoreTekan tombol di atas untuk membeli semua alat dan bahan eksperimen di web ini

Osiloskop Sederhana dengan Arduino dan Processing

Osiloskop adalah alat/tools untuk menganalisa sebuah sinyal elektrik. Dengan sebuah osiloskop kita dapat menganalisa besaran amplitudo, frekuensi, dan parameter lain dari sebuah sinyal baik DC maupun AC, diskrit maupun kontinyu. Tentunya tidak semua sinyal yang masuk ke osiloskop, melainkan harus disesuaikan dengan spesifikasi osiloskop tersebut. Contoh: amplitudo sinyal tegangan PLN yang besarannya sekitar 220 V peak to peak, pada beberapa osiloskop tidak dapat langsung diterima, harus dikondisikan dulu (misal diturunkan sampai level 5V, dst)gambar osiloskop

Nah, buat yang butuh menganalisa suatu sinyal elektrik namun punya budget terbatas, tidak perlu berkecil hati. Kali ini kita akan belajar membuat sebuah osiloskop sederhana untuk menganalisa sinyal tegangan dan arus AC dari soket PLN di rumah. Osiloskop ini sebenarnya saya butuhkan karena sedang membuat semacam pengondisi sinyal (transducer) untuk mengukur tegangan dan arus PLN dari arduino. Okay, kita skip dulu yang ini, kita fokus lagi ke pembuatan osiloskop sederhananya. Osiloskop ini terbuat dari Arduino dengan memanfaatkan pin analognya, jadi harap diingat bahwa tegangan (amplitudo) yang masuk maksimal adalah 5V

Alat dan bahan pembuatan osiloskop sederhana

  1. Arduino (bisa Uno, Nano, Mega, dst)
  2. Kabel jumper male-male secukupnya

Untuk software yang dibutuhkan :

  1. Arduino IDE, bisa di-download di sini
  2. Processing, bisa di-download di sini

Langkah-langkah pembuatan Osiloskop Arduino:

  1. Copy-kan sketch sbb ke Arduino. Sketch ini intinya mengambil data dari pin analog Arduino, mengirimkannya lewat port USB (serial port) ke program Processing yang ada di laptop. Jika sudah di-copy, langsung aja di-upload ke Arduino Anda
  2. Copy-kan script sbb ke Processing. Langsung aja di-running program Processing-nya dengan menekan tombol kotak hitam di toolbar di bagian atas kiri Processing IDE
  3. Masukkan sinyal yang dianalisa ke pin analog Arduino di A0. Ingat, max tegangan 5v ya, kalo di atas itu bisa merusak Arduino Anda.

Seharusnya sekarang di layar laptop Anda akan tertampil sinyal yang masuk ke pin A0 Arduino. Selamat, sekarang Anda sudah bisa menganalisa sinyal secara sederhana sehingga dapat melakukan troubleshoot terhadap pembuatan sensor/project elektronik Anda.

tampilan osiloskop sederhana di processing

Catatan: tampilan Processing-nya memang sangat-sangat sederhana. Anda dapat mengubah script-nya jika pengin lebih advanced lagi. Kalo saya sih sebenarnya pengin bikin tampilan sendiri pakai Delphi atau Android sehingga lebih interaktif. Nanti kapan-kapan saya share …

 

Leave a Reply

Be the First to Comment!

avatar
  Subscribe  
Notify of
error: Content is protected !!