Official StoreTekan tombol di atas untuk membeli semua alat dan bahan eksperimen di web ini

Penamaan Pin WEMOS D1 Mini di Arduino IDE

Wemos D1 Mini merupakan salah satu minimum system board (papan sistem minimum yang berbasis mikrokontroller ESP8266 seri ESP12E. Board ini didesain sekecil mungkin tanpa menghilangkan fungsi-fungsi dasar sebuah sistem minimum controller board, yakni I/O interface, pin power (5V/3.3V dan GND), pin reset dan port komunikasi (Wemos dilengkapi WIFI dan port USB micro). Dengan segala kelebihannya itu, Wemos ini sangat bagus digunakan sarana pembelajaran maupun project-project yang berbasis ESP8266

Untuk memprogram WEMOS, Anda dapat menggunakan bahasa micro Python maupun bahasa C for Arduino. Berhubung kita sudah familiar dengan Arduino maka tentunya kita akan coba porting ke Arduino IDE. Caranya cukup mudah, tinggal Anda download dulu tipe board-nya di Board Manager (menu Tools-Board-Board Manager). Tentunya Anda perlu menambahkan definisi board di menu File-Preferences-Additional Board Manager. Untuk selengkapnya bagaimana cara menambahkan board Wemos (dan NodeMCU) bisa disimak di artikel berikut

Baiklah, saya anggap Anda sudah berhasil menambahkan board Wemos ke Arduino IDE Anda. Saat mau meng-upload program ke Wemos, tentunya Anda harus memilih board Wemos. Untuk tutorial ini saya menggunakan Wemos D1 mini, jadi saya memilih board ‘LOLIN (WEMOS) Di R2 & mini

Setelah Anda memilih port komunikasi yang tepat (misal COM2, lihat di Control Panel – Device Manager untuk memastikan), Anda bisa langsung meng-upload sketch Arduino dalam bahasa C ke Wemos ini.

Pinout WEMOS D1 Mini

Nah, salah satu hal yang sangat penting saat memprogram Wemos adalah penamaan pinout-nya. Jangan sampai salah, karena bisa jadi program Anda sudah benar tapi tidak tepat sasaran ke sensor atau aktuator yang terhubung ke Wemos. Berikut ini adalah penamaan pinout Wemos dibandingkan dengan ESP8266 sebagai core processor-nya

Pin WemosPin ESP8266
TXTXD
RXRXD
A0A0
D0GPIO16
D1GPIO5
D2GPIO4
D3GPIO0
D4GPIO2
D5GPIO14
D6GPIO12
D7GPIO13
D8GPIO15
GGND
5V
3V33.3V
RSTRST

Kalau kita lihat secara board-nya, penampakan masing-masing pinout-nya adalah sebagai berikut:

Jadi saat Anda mendefinisikan nama pin Wemos di Arduino IDE, sebaiknya Anda menyebutnya sesuai naming convention -nya, misal

pinMode (D2, OUTPUT)
digitalWrite (D2, HIGH)

Untuk seterusnya pemrograman Wemos relatif sama dengan pemrograman Arduino. Jadi, buat Anda yang sudah familiar dengan Arduino saya yakin tidak akan terlalu kesulitan menggunakan Wemos. Ohya, satu lagi, Wemos ini sudah built-in WIFI ya, jadi bisa langsung terhubung ke jaringan WLAN terdekat. Ini merupakan salah satu keunggulan Wemos dibanding dengan Arduino dengan kisaran harga yang sama. So, tunggu apa lagi… let’s get started 🙂

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x