Parsing data biasanya dibutuhkan saat kita mau memproses sebuah kiriman data (payload) yang bentuknya panjang dalam sekali waktu pengiriman dalam sebuah event komunikasi data. Data ini biasanya dikirim
IoT (Internet of Things) adalah protokol komunikasi via internet antar perangkat elektronik yang ringan dan tidak sensitif terhadap kecepatan data (bandwidth). IoT dirancang seringan mungkin untuk payload-nya dan
Pada artikel yang lalu sudah saya sajikan bagaimana membuat Audio Frequency Meter (alat pengukur frekuesi suara) dengan Arduino (Uno). Untuk mem-porting-nya ke NodeMCU ternyata tidak bisa lakukan, karena
Kali ini kita akan membuat sebuah alat yang dapat mengukur frekuensi khususnya frekuensi audio. Jadi alat ini dapat mengukur frekuensi sebuah suara / bunyi dengan hanya ‘mendengar’-nya saja,
Untuk kebutuhan listrik yang besar (misalnya untuk dunia industri) biasanya menggunakan tegangan AC 3 fasa (3-phase). Masing-masing fasa listrik ini biasanya dinamakan fasa ‘R’, ‘S’, ‘T’ (plus ‘N’
Pada artikel yang lalu sudah saya bahas bagaimana membuat rangkaian deteksi PLN dengan Arduino. Kali ini saya sudah membuatkan sebuah ‘PLN phase failure‘ module atau modul untuk mendeteksi
Ini nih salah satu kelebihan NodeMCU yang berbasis ESP8266 dibanding mikrontroller lain, yakni fitur update firmware melalui OTA atau Over the Air. Apa maksudnya? Biasanya Anda mengupload program/sketch
NodeMCU merupakan board controller IoT berbasis prosesor ESP8266 SoC produk dari Espressif. Pada awalnya NodeMCU berbasis ESP8266 tipe ESP12E, namun sekarang ini sudah muncul board dengan prosesor ESP32.
Untuk project IoT (Internet of Things) kali ini, kita akan coba memonitor suhu ruang dan kelembaban udara melalui sensor DHT11. Untuk controller-nya kita akan menggunakan board NodeMCU dan
Untuk memprogram chip ESP8266 khususnya tipe ESP01 pada dasarnya Anda membutuhkan sebuah USB to TTL module. Anda bisa menggunakan USB to TTL berbasis CH340 atau PL2303. Untuk lebih