Official StoreTekan tombol di atas untuk membeli semua alat dan bahan eksperimen di web ini

Cara Konfigurasi Pin Analog Arduino sebagai Pin Digital

Pin analog di papan Arduino adalah pin yang defaultnya digunakan sebagai input analog. Di pin ini Anda bisa mendeteksi besaran tegangan analog dari 0 s/d 5V secara kontinyu. Jadi input tegangan dengan nilai 1V, 1.1V, 2V, 2.7V dan seterusnya sampai 5V pun dapat dengan mudah Anda baca melalui pin ini. Biasanya, sebuah papan Arduino memiliki lebih dari satu pin Analog. Sebagai contoh, papan Arduino Uno memiliki 6 pin analog dengan nama A0 s.d A5. Untuk Arduino Mega lebih banyak lagi, yakni 16 pin Analog.

pin Analog Arduino Uno

Jika kita melihat Arduino sebagai sebuah entitas, maka pin A0-A5 ini, sesuai namanya, diperuntukkan sebagai pin analog. Namun kalau kita melihat lebih jauh, bahwasanya sebuah papan Arduino adalah papan kendali dengan komponen utamanya berupa IC mikrokontroller ATmega, maka dapat dikatakan bahwa sebenarnya pin analog Arduino memiliki fungsi lebih daripada sekedar pin Analog saja. Coba perhatikan gambar pinout diagram Arduino sebagai berikut :

mapping port arduino - mikrokontroller atmega

Perhatikan, bahwa pin A0 – A5 Arduino (Uno) sebenarnya adalah pin PC0 – PC5 (Port C.0 – Port C.5) milik IC mikrokontroller ATmega. Sebagaimana kita ketahui melalui datasheet, setiap pin mikrokontroller dirancang memiliki dual fungsi, yakni sebagai pin input maupun output digital. Selain itu pada beberapa pin juga memiliki fungsi khusus seperti sebagai input ADC/Analog to Digital Converter (pin PC0 – PC5), sebagai output analog dengan metode PWM/Pulse Width Modulation (PD3, PD5, PD6, PB1, PB2, PB3), fungsi serial di pin PD0 dan PD1 dan sebagainya. Untuk mapping pin mikrokontroller Atmega ke papan Arduino yang lebih detail dapat dibaca pada diagram pinout sebagai berikut :

diagram pinout Arduino UNO

Dari gambar diagram pinout di atas, dapat kita tarik kesimpulan bahwa sebenarnya pin Analog Arduino di pin A0 – A5 bisa juga diaktifkan sebagai pin digital biasa karena sesungguhnya merupakan pin PC0 – PC5 mikrokontroller Atmega. Hanya saja karena papan Arduino didesain secara compact, maka pin ini difungsikan sebagai pin analog saja. Namun demikian, sekali lagi, pin ini dapat difungsikan sebagai pin digital input/output biasa. Bagaimana caranya, simak tutorialnya di bawah ini :

Pin Analog Arduino sebagai pin output digital

Untuk memfungsikan pin analog Arduino sebagai pin digital, caranya relatif sama dengan pin digital biasa. Anda bisa memanggil pin analog ini dengan nama aliasnya yakni ‘A0’, ‘A1’ s/d ‘A5’). Contoh :

Baris pertama akan menjadikan pin analog A0 sebagai pin digital output. Sedangkan pada baris berikutnya Anda akan mengeluarkan tegangan ‘HIGH’ (5V atau logika ‘1’) ke pin A0 ini.

Catatan : jangan lupa untuk meletakkan kode ‘pinMode (a,b); di void setup()

Pin Analog Arduino sebagai pin input digital

Untuk mengeset pin analog Arduino sebagai pin input digital caranya agak berbeda. Perlu untuk Anda ketahui bahwa pin PC0 s.d PC5 IC Atmega dilengkapi dengan pull-up resistor internal. Dengan demikian trik untuk menjadikan pin analog Arduino menjadi pin input digital adalah dengan mengeluarkan tegangan ‘HIGH’ ke pin analog tersebut TANPA memanggil fungsi pinMode (a,b); terlebih dahulu.

Contoh :

Perhatikan bahwa deklarasi setting pin analog sebagai input digital sebaiknya dilakukan di blok deklarasi void setup() seperti pada contoh di atas. Sesudah Anda menuliskan source code di atas, maka pin analog ‘A5’ akan berfungsi sebagai pin input digital biasa dan dapat digunakan untuk mendeteksi input digital (misalnya penekanan tombol) dengan function digitalRead ();. Contoh penggunaannya :

Contoh sketch di atas adalah untuk menyalakan/mematikan LED papan Arduino di pin 13 berdasarkan status pin A5. Jika bernilai 0 (tombol ditekan) maka LED tersebut akan menyala, dan jika bernilai ‘1’ (tombol dilepas) LED akan padam.

Demikian tutorial Arduino tentang cara menyetting pin Analog Arduino sebagai pin digital baik sebagai input maupun output digital, semoga bermanfaat untuk Anda. Jika ada pertanyaan bisa disampaikan di kolom komentar di bawah. Terima kasih.

Incoming search terms:

konfigurasi pin arduino uno, fungsi pin arduino uno, konfigurasi arduino, konfigurasi arduino uno, konfigurasi pin arduino, lebih mudah analog dan digital pada arduino uno, perbedaan pin analog dan pin digital pada mikrokontroller, konfigurasi pin arduino nano, pin digital pada mikrokontroler, fungsi pin digital arduino
Tags:
2 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!