Official StoreTekan tombol di atas untuk membeli semua alat dan bahan eksperimen di web ini

Mengemulasi Pin Digital menjadi Pin Serial dengan SoftwareSerial

Komunikasi serial digunakan untuk bertukar data antar device menggunakan protokol serial. Sebenarnya ada dua macam tipe komunikasi serial yang dapat dibangun dengan Arduino, yakni serial sinkron (SPI, I2C/IIC dan TWI) dan serial asinkron melalui pin 0 dan 1. Pada tutorial kali ini yang akan dibahas adalah serial asinkron, karena tipe komunikasi ini dapat diemulasi dari pin digital biasa (pin 2 – 13). Sedangkan pin 0 dan 1 adalah pin yang secara native dirancang sebagai pin serial (asinkron).

Dengan pengemulasian pin digital menjadi pin serial, maka dalam satu papan Arduino Anda akan memiliki lebih dari satu pin serial. Satu pin serial dapat Anda gunakan untuk monitoring/debugging ke arah komputer (via kabel USB), pin serial yang lain dapat digunakan untuk berinteraksi dengan device lain untuk bertukar data. Contoh aplikasi yang menggunakan model seperti ini dapat Anda baca di artikel saya terdahulu, “Arduino Bluetooth Module HC-05 Sketch Handler

Bagaimana cara mengemulasi pin digital menjadi pin serial? Jawabannya adalah menggunakan library SofwareSerial.h. Anda perlu mendeklarasikan library di sketch Anda jika akan mengemulasi pin digital menjadi pin serial. Sebagai contoh, dapat Anda buka program/sketch ‘SoftwareSerialExample’ melalui menu File | Examples | SoftwareSerial | SoftwareSerialExample. Secara global program ini akan menjadikan/mengemulasikan pin 10 dan 11 menjadi pin serial, kemudian melempar/meneruskan semua data yang keluar masuk ke pin ini ke pin serial hardware di pin 0 dan 1. Karena pin 0 dan 1 terhubung dengan atmega16u2 yang bertugas melakukan komunikasi ke port USB, maka otomatis semua data yg masuk ke pin serial (software) 10 dan 11 akan dapat dimonitor komputer melalui jendela Serial Monitor via kabel USB.

2015-07-15 09_48_26-SoftwareSerialExample _ Arduino 1.6.5

Terakhir, berkat adanya library SoftwareSerial.h, fungsionalitas papan Arduino menjadi lebih maksimal karena Anda bisa memiliki lebih dari satu port serial yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Namun library ini juga punya sedikit keterbatasan (terkait kemampuan hardware Arduino juga), yakni :

– maksimal baudrate yang dapat digunakan adalah 115200 bps

– jika Anda mengemulasi lebih dari satu pin serial pada pin digital, maka dalam satu waktu hanya satu pin serial yang dapat menerima data

– pada beberapa tipe papan Arduino yang lain seperti Arduino Mega, Mega ADK, Leonardo dan Micro, tidak semua pin digital dapat diemulasi menjadi pin serial. Silahkan melihat datasheet papan Arduino terkait untuk lebih detailnya.

Tetapi, walaupun memiliki keterbatasan, tetaplah library SoftwareSerial ini sangat membantu jika kita membutuhkan pin serial tambahan. Dan enaknya lagi, cara menambahkannya pun tidaklah sulit, karena semua function-nya disamakan dengan function serial bawaan Arduino. Silahkan dilihat kembali contoh program di atas, maka Anda akan mengerti maksud saya. Selamat mencoba ….

Incoming search terms:

cara burning boot loader atmega16u2, menggunakan software serial arduino, cara membuat pin biasa menjadi serial, kirim data menggunakan gsm arduino mega, keterbatasan software serial, cara simulasi arduino di isis sketch sofwareserial h, cara multi serial arduino, cara menggunakan library softserial arduino, cara membuat pin menjadi serial, softserial mega adk support gsm
Tags:
11 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!