Official StoreTekan tombol di atas untuk membeli semua alat dan bahan eksperimen di web ini

Mengukur Suhu dan Kelembaban Udara dengan Sensor DHT11 dan Arduino

DHT11 adalah salah satu sensor yang dapat mengukur dua parameter lingkungan sekaligus, yakni suhu dan kelembaban udara (humidity). Dalam sensor ini terdapat sebuah thermistor tipe NTC (Negative Temperature Coefficient) untuk mengukur suhu, sebuah sensor kelembaban tipe resisitif dan sebuah mikrokontroller 8-bit yang mengolah kedua sensor tersebut dan mengirim hasilnya ke pin output dengan format single-wire bi-directional (kabel tunggal dua arah). Jadi walaupun kelihatannya kecil, DHT11 ini ternyata melakukan fungsi yang cukup kompleks. Kita tinggal ambil outputnya aja, untuk kemudian dimasukkan ke sistem kita.

Sebelum kita bekerja dengan sensor DHT11, ada baiknya kita ketahui dulu spesifikasinya agar tidak salah mengolah hasil pengukurannya : 

Pengukuran Kelembaban Udara

-Resolusi pengukuran: 16Bit
-Repeatability: ±1% RH
-Akurasi pengukuran:  25℃ ±5% RH
-Interchangeability: fully interchangeable
-Waktu respon: 1 / e (63%) of 25℃ 6 detik
-Histeresis: <± 0.3% RH
-Long-term stability: <± 0.5% RH / yr in

Pengukuran Temperatur

-Resolusi pengukuran: 16 Bit
-Repeatability: ±0.2℃
-Range: At 25℃ ±2℃
-Waktu Respon: 1 / e (63%) 10 detik

Karakteristik Electrikal

-Power supply: DC 3.5 – 5.5V
-Konsumsi arus: measurement 0.3mA, standby 60μ A
-Periode sampling : lebih dari 2 detik

Di pasaran terdapat dua macam tipe DHT11 yang umumnya sudah berupa modul, yakni DHT11 dengan 3 pin dan 4 pin. Intinya sih sama saja, karena pada modul DHT11 yang berkaki 4 ada satu pin yang tidak digunakan. Berikut ini adalah fungsi/konfigurasi dari pin-pin tersebut

pinout DHT11

Pin 1: Vcc 3.5 – 5.5V DC
Pin 2:  DATA/serial data (single bus)
Pin 3: NC, not used
Pin 4: GND/ground

Cara identifikasi pin, hadapkan sensor menghadap kita, nah pin yang paling kiri adalah pin 1. Kalau Anda bingung, biasanya di modul DHT11 sudah ada tulisan angka (1,2,3,4) atau fungsinya (Vcc, Data, Gnd).

Sekarang kita sudah tahu karakteristik dan konfigurasi pinout dari sensor DHT11. Langkah berikutnya adalah mencobanya dengan Arduino. Caranya cukup sederhana. Pertama-tama susunlah Arduino dan DHT11 seperti gambar di bawah

dht11 arduino

Konfigurasi koneksi antara Arduino dan sensor DHT11 adalah sebagai berikut:

Arduino DHT11 (3 pin) DHT11 (4 pin)
Vcc 1 1
A0 2 2
Gnd 3 4

koneksi sensor DHT11 dg Arduino

Berikutnya untuk memudahkan pembacaan hasil pengukuran suhu dan kelembaban, kita akan menggunakan library yang sudah jadi, yakni library ‘dht.h’. Anda dapat mencarinya di internet atau mengunduhnya di sini. Dengan library ini kita akan dapat dengan mudah mengolah data yang dikirim dari pin ‘serial DATA’ sensor DHT11. Jika sudah mengunduh library ini silahkan disalin ke folder ‘libraries’ di C:/Program Files/Arduino. Berikutnya silahkan isikan contoh sketch berikut untuk menangani output module sensor DHT11 ke Arduino

Sudah selesai :). Silahkan cek hasil pengukuran suhu dan kelembaban melalui jendela Serial Monitor (menu ‘Tools-Serial Monitor’). Gimana? Mudah, bukan? Kunci dari kemudahan menangani suatu sensor dengan Arduino terletak pada banyaknya library yang banyak tersedia di internet secara gratis. Mungkin saja Anda bisa menangani output DHT11 yang menggunakan format serial data (dapat di lihat di datasheet), namun sketch Anda akan lebih panjang dan tentunya membutuhkan waktu ekstra. Dengan demikian Anda dapat lebih fokus pada ‘menyelesaikan’ sistem daripada ‘membuat’ sistem. Contoh: tentunya setelah Anda memperoleh data suhu dan kelembaban, sistem Anda kan tidak akan berhenti di situ saja bukan? Anda masih harus meneruskan data tersebut ke sistem Anda, entah itu untuk membuat remote monitoring, membuat batasan suhu untuk menyalakan pendingin (AC), membuat stasiun cuaca (Weather Station), atau apalah saya sendiri juga ngga tau sistem Anda seperti apa :). Yang jelas, dengan Arduino (dan library-nya) Anda dapat lebih fokus menyelesaikan sistem, daripada masih berkutat, “Gimana sih cara mengambil data dari DHT11?” he he he.

Selamat bereksperimen, dan semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. Jika ada pertanyaan silahkan isi kolom komentar di bawah.

Incoming search terms:

cara kerja sensor dht11, cara kerja dht11, prinsip kerja sensor dht11, arduino mengukur kelembaban suhu, sensor suhu dan kelembaban dht11, cara kerja sensor dht 11, speaifikasi sensor dht11, dht11 adalah, spesifikasi sensor dht11, fungsi interface modul dht11
3 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!