Official StoreTekan tombol di atas untuk membeli semua alat dan bahan eksperimen di web ini

Cara Burning Bootloader Arduino Mega dengan Arduino Uno

Arduino Mega adalah salah satu board varian Arduino yang berbasis mikrokontroller ATmega 2560. Beberapa keunggulan board ini adalah tersedianya ruang memori, serial port dan port I/O yang lebih banyak ketimbang ‘saudara-saudara’ yang lain. Untuk memori, Arduino Mega memiliki Flash memory sebesar 256 Kb dan SRAM (dynamic memory) berukuran 8 Kb. Jadi kalau suatu saat Anda menjumpai warning di jendela debug Arduino IDE yang menyatakan dynamic memory sudah mendekati 100%, ini artinya Anda harus segera upgrade ke Arduino Mega.

Jika Anda membeli sebuah board Arduino Mega baru, seharusnya sudah built in bootloader. Namun jika sedang apes (beli baru tapi masih kosongan) atau karena ‘malpraktik’ (seperti Arduino Mega saya he he he) jangan khawatir, Anda dapat melakukan beberapa langkah di bawah untuk me-recovery Arduino Anda. Langkah-langkah di bawah sebenarnya bertujuan untuk mem-burning ulang (re-upload) bootloader baru ke Arduino Mega yang diharapkan Arduino Mega dapat berfungsi kembali. Tentunya dengan tidak ada kerusakan fisik/hardware ya…

Langkah-langkah Burning Bootloader Arduino Mega dengan Arduino Uno

Baiklah, kita mulai tutorial Cara Burning Bootloader Arduino Mega dengan Arduino Uno ini dengan menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan, yakni:

  1. Arduino Mega sebagai target
  2. Arduino Uno sebagai pemrogram bootloader ke target (disebut juga Arduino ISP)
  3. Kabel jumper female to female (5 bh)
  4. Kabel jumper female to male sebanyak 1 buah (kabel jumper warna coklat pada gambar di bawah)
  5. Laptop dengan Arduino IDE inside (saya menggunakan versi 1.6.5)

Jika semua tools sudah siap, hubungkan antara board Arduino Mega dan Uno seperti gambar di bawah melalui port ICSP.

wiring-burning-bootloader-arduino-mega-menggunakan-arduino-uno

Berikutnya, buka sketch ‘Arduino ISP’ melalui menu File-Example-ArduinoISP. Awas, jangan sampai keliru pilih COM port ya (cek di Tools-Port kemudian pilih port Arduino Uno bukan Arduino Mega) kemudian edit delay (40); menjadi delay (20); (di bawah function heartbeat()) dan baru kemudian upload-lah sketch ‘ArduinoISP’ ini ke Arduino Uno.  Beberapa detik kemudian Arduino Uno Anda sudah berubah menjadi board ISP (In Sytem Programmer).

Langkah berikutnya, akan kita mulai proses burning bootloader-nya. Sebelumnya ubah target board menjadi ‘Arduino Mega 2560’ atau Arduino Mega ADK’ sedangkan settingan Port tetap mengacu ke Arduino Uno (menu Tools-Board). Berikutnya, pilih ‘Arduino as ISP‘ pada menu Tools-Programmer. Kemudian pilih menu Tools-Burn Bootloader untuk memulai proses burning bootloader Arduino Mega. Tunggu sekitar 10-30 detik, selanjutnya board Arduino Mega Anda seharusnya sekarang sudah terisi bootloader baru (jika semua wiring benar). Berikutnya Anda sudah dapat memprogram (upload sketch) ke Arduino Mega seperti biasa.

Selesai. Selain cara di atas, masih ada cara yang lain yakni menggunakan USBASP. Dengan cara ini Anda tidak memerlukan board Arduino Uno lagi. Mengenai caranya mungkin akan saya sampaikan pada tutorial selanjutnya.

 

Incoming search terms:

cara bootloader atmega 256, bootloader arduino uno, cara boatloader mega 2560, cara boatloader mega 2560 dengan arduino mega, cara melakukan burning bootloader

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!