Official StoreTekan tombol di atas untuk membeli semua alat dan bahan eksperimen di web ini

Bekerja dengan Variabel String di Arduino

String adalah tipe data yang berisi kumpulan karakter alfanumerik, bisa berupa angka, huruf maupun karakter khusus (*, @, #, dst). Tipe data string umum digunakan dalam berbagai macam Software Development Kit (SDK) semacam Delphi, VB, PHP, Java, dll. Namun bagaimana dengan bahasa pemrograman untuk perangkat embedded system, semisal mikrokontroller yang memiliki keterbatasan memori?

Char vs String

Di sistem Arduino, pada awalnya hanya mendukung ‘tipe sata ‘string’ dalam bentuk ‘kumpulan karakater’ (char array). Contoh

Variabel ‘inistringku’ di atas sebenarnya bukan murni string, tetapi sebenarnya adalah tipe data ‘char’ yang dikumpulan jadi satu (char array).

bekerja-dengan-variabel-string-di-arduino

Pada perkembangannnya (kalo ngga salah sejak versi 1.6.x ke atas), Arduino sudah mendukung String object. Bisa dikatakan bahwa string object inilah yang sama dengan pengertian string di bahasa pemrograman lain. Tapi yang perlu diperhatikan, penggunaan string object ini akan sangat menghabiskan dynamic memory. Jadi buat yang menggunakan Arduino Uno dan sekelasnya harap diperhatikan ya, supaya tidak muncul warning di jendela debug Arduino IDE.

Penggunaan Variabel String di Arduino

Untuk menggunakan variabel string di Arduino caranya cukup mudah. Anda tinggal mendeklarasikan variabel tersebut seperti pada tipe data yang lain. Tapi jangan lupa untuk memakai Arduino IDE versi 1.6.x ke atas ya. Contoh deklarasi variable string:

Variabel ini juga bisa dideklarasikan sebagai variabel global maupun variabel lokal, sama seperti tipe data yang lain.

Konversi Tipe Data Lain ke Tipe Data String

Untuk mengkonversi tipe data lain ke variabel String caranya cukup mudah, cukup dengan memanggil function ‘String’ diikuti tipe datanya. Berikut ini adalah contoh konversi data integer, float (double) dan char array ke variabel string:

Anda bisa menambahkan perintah Serial.println () untuk menampilkan masing-masing variabel ke jendela debug Serial Monitor.

Konversi Tipe Data String ke Tipe Data Lain

Sedangkan untuk mengkonversi dari tipe data string ke tipe data lain, caranya cukup berbeda. Anda harus memanggil function yang berbeda-beda sesuai tujuan konversi data Anda. Contoh

– mengubah variabel string ke variabel integer

Untuk mengubah variabel string ke integer Anda dapat menggunakan function string.toInt(). Contoh:

– mengubah variabel string ke variabel float/double

Untuk mengubah variabel string ke float atau doube Anda dapat menggunakan function string.toFloat(). Contoh:

– mengubah variabel string ke variabel char array

Untuk mengubah variabel string ke char array Anda dapat menggunakan function string.toCharArray. Contoh:

Dengan memanggil toCharArray() seperti pada contoh di atas, maka string ‘saptaji.com’ akan di-copy-kan ke variabel char array ‘charbuf’. Yang perlu diperhatikan adalah ukuran (size of) dari variabel char array-nya ya (contoh di atas angka ‘15’). Jangan sampai lebih kecil dari variabel string-nya

Operasi variabel String

String object menawarkan kemudahan dalam mengoperasikan variabel-variabel yang termaktub di dalamnya. Berikut ini adaah beberapa contohnya:

– menggabungkan variabel string

Salah satu favorit saya dalam mengoperasikan variabel string adalah menggunakan operator ‘+’ untuk menggabungkan (concatenate) dua (atau lebih) variabel String. Contoh:

dengan script di atas, maka variabel s akan berisi ‘saptaji.com’

– mencari fix substring di dalam variabel string

Untuk mencari substring tertentu di dalam variabel string, Anda dapat menggunakan function ‘indexOf’. Function ini sebenarnya digunakan untuk mencari index dari substring tersebut. Jika substring ditemukan, function indexOf akan mengembalikan nilai di atas angka 0 (yang menunjukkan index substring), tapi jika tidak ditemukan akan menghasilkan nilai ‘0’. Contoh:

Function indexOf juga dapat diset offset-nya (offset = titik mulai pencarian). Pada contoh di atas, offset pencarian tidak ditulis yang menandakan offset = 0 yang artinya pencarian dimulai dari awal string. Jika ingin pencarian dimulai dari index ke x (tidak dari awal string), maka Anda harus menulis script dengan sintaks:

s.indexOf (“contoh”, 10);

Kegunaan menggunakan offset adaah ketika Anda mencari index substring yang sama yang jumlahnya lebih dari satu pada variabel string.

– mencari substring di dalam variabel string berdasarkan index

Kalau pada contoh sebelumnya, Anda ingin mencari substring yang sudah fix, ada atau tidak dalam variabel string, contoh berikut lain penggunaannya. Contoh case-nya adalah sebagai berikut :

Ketika ada SMS masuk ke GSM modul, ada string yang diterima Arduino sebagai berikut:

+CMT: “+6281910026910″,””,”16/11/02,05:54:25+28″

Dari string di atas, Anda ingin mengambi nomor handphone pengirimnya saja, yakni +6281910026910. Nah, jika ada kasus seperti ini, Anda dapat menggunakan function substring sbb:

Demikian sedikit pengetahuan tentang string object yang saya sarikan dari berbagai macam sumber dan dari pengalaman pribadi. Mungkin ada banyak function yang berkenaan dengan tipe data string yang belum ada di tutorial di atas, karena function-function di atas adalah function yang sering saya gunakan untuk mengoperasikan variabel string di Arduino. Sekali lagi jangan lupa untuk seminimal mungkin menggunakan variabel string karena akan banyak sekali menghabiskan dynamic memory (SRAM), kecuali Anda menggunakan Arduino Mega. Selamat berkarya dan semoga dapat bermanfaat buat yang membutuhkan.

Incoming search terms:

cara ngubah type data char ke string arduino, mengubah char array jadi string di arduino, mengubah char ke tipe data string arduino

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!