Official StoreTekan tombol di atas untuk membeli semua alat dan bahan eksperimen di web ini

Membaca Data RFID RC522 Mifare dengan Arduino

RFID, sesuai namanya Radio Frequency Identitification, adalah identitas unik yang dapat dibaca melalui frekuensi radio. Karena melalui gelombang radio (RF), maka data ditransfer secara wireless, artinya antara RFID tag/card dengan RFID reader tidak perlu bersinggungan/menempel. Cukup didekatkan sekitar 1-5 cm, maka kartu RFID dapat dibaca oleh RFID reader.

RFID yang kita bicarakan adalah RFID yang bertipe pasif. Artinya kartu RFID tidak memiliki catu daya sendiri. Kartu RFID model ini mendapatkan catu daya dari RFID reader yang didekatkan padanya secara wireless. Dengan demikian RFID tipe pasif hanya dapat digunakan untuk jarak pendek (maksimal 5 cm).

Catatan: dalam perkembangannya, muncul RFID tag/card bertipe aktif yang memiliki catu daya sendiri. Untuk tipe RFID seperti ini dapat dibaca lebih jauh jaraknya (> 1 m), tergantung dari power level dan frekuensi yang digunakan.

Sekilas RFID RC522 Mifare

RFID RC522 adalah modul RFID produk dari NXP. Modul ini bekerja di frekuensi 13,56 MHz. Harganya relatif murah, di bawah 25 ribu. Bisa di beli di toko online RAFTECH. Modul ini memiliki beberapa pilihan komunikasi dengan controller-nya, yakni SPI, I2C maupun UART. Tinggal dipilih mana yang cocok dengan sistem Anda saat ini. Kalau misalnya pin Arduino banyak yang tidak terpakai, bisa pakai protocol SPI (setidaknya dibutuhkan 5 pin untuk bekerja dengan SPI), atau kalau ingin menghemat pin bisa pakai protokol I2C/UART (hanya butuh 2 pin). Hanya perlu diingat kalau Anda menggunakan Arduino Uno yang hanya memiliki 1 port UART, tentunya Anda harus berpikir ulang menggunakan protokol UART untuk mengendalikan modul RC522 ini (biasanya port UART Arduino Uno digunakan untuk debug program)

Catatan : SPI = Serial Peripheral Interface, I2C = Inter-Integrated Circuit, UART = Universal Asynchronous Receiver Transmitter). SPI dan I2C (atau disebut juga IIC) merupakan protokol serial sinkron, sedangkan UART merupakan serial asinkron

Spesifikasi modul RFID RC522

Tegangan : DC 3.3V
Arus : 13—26mA (idle 10-13mA, sleep : idle:80uA, Peak : 30mA)
Frequensi kerja: 13.56 MHz
Supported Cards: mifare1 S50, mifare1 S70, mifare UltraLight, mifare Pro, mifare Desfire
Dimensi modul : 40 mm × 60 mm
Ambient operating temperature: – 20-80 degrees centigrade
Ambient storage temperature: – 40-85 degrees centigrade
Ambient relative humidity: 5%—95%
Data Transfer Rate (SPI): Max. 10Mbit / s

Konfigurasi RFID RC522 Mifare dengan Arduino

Untuk membaca data RFID RC522 mifare dengan Arduino, koneksikan modul tersebut dengan Arduino sebagai berikut. Pada tutorial ini saya akan mencontohkan bagaimana berkomunikasi dengan modul RC522 menggunakan protokol SPI. Berikut ini konfigurasi hardware-nya.

Arduino Modul RFID RC522
9 RST
10 SDA
11 MOSI
12 MISO
13 SCK
3,3V 3,3V
GND GND

Gambar Rangkaian Arduino – RFID RC522

Berikut ini adalah rangkaian Arduino – module RFID RC522 Mifare menggunakan protokol SPI dalam berkomunikasi. Perhatikan bahwa modul ini menggunakan tegangan 3,3V ya, jangan sampai salah dikoneksikan ke 5V Arduino karena bisa menyebabkan kerusakan modul.

membaca-data-rfid-rc522-mifare-dengan-arduino

Sketch Arduino – RFID RC522 Mifare

Setelah koneksi hardware sudah dirangkai, sekarang tinggal meng-upload sketch handler untuk modul RFID RC522. Untuk mudahnya Anda dapat men-download library khusus untuk modul ini disini. Tambahkan library ini ke Arduino IDE Anda. Caranya bisa disimak di sini. Di dalam library tersebut juga ada contoh source code-nya, jadi bisa dipelajari untuk kebutuhan custom Anda. Untuk mencoba module RFID Anda, silahkan di-upload sketch ‘ReadNUID.ino’ di menu File-examples-MFRC522-ReadNUID. Sketch-nya adalah sbb :

Coba upload script di atas, dan aktifkan jendela Serial Monitor Anda untuk mencoba melihat data-data RFID dalam kartu RFID Mifare classic yang diikutkan dalam paket pembelian. Teknologi RFID ini biasanya digunakan akses gedung perkantoran yang hanya mengijinkan karyawan yang terdaftar atau untuk tracking asset management. Selamat mencoba. 

Incoming search terms:

nfc dan arduino rangkaian
2 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!