Official StoreTekan tombol di atas untuk membeli semua alat dan bahan eksperimen di web ini

Cara Pembuatan Rangkaian Elektronik di PCB – Untuk Pemula

PCB atau Printed Circuit Board adalah papan tembaga yang digunakan untuk meletakkan komponen-komponen elektronik yang dirakit untuk menjadi satu kesatuan sistem yang bekerja dengan fungsi tertentu. PCB ini digunakan untuk mempermudah proses perakitan komponen karena kabel-kabel penghubung komponen sudah diubah menjadi jalur tembaga, sehingga dimensi akhir rangkaian bisa menjadi sangat kecil dan ringkas. Coba Anda bayangkan jika masih menggunakan kabel, duh tak terbayangkan kerumitannya 🙂 Apalagi kalau bikin banyak rangkaian, wah bisa keriting jarinya 🙂

Bahan PCB

Dilihat dari jenis bahannya, di pasaran sekarang ini ada dua macam PCB, yaitu FR2 dan FR4. PCB FR2 sisi isolatornya terbuat dari bahan Pertinax (pertinaks), yang kalau di luat negeri sering disebut juga ‘bakelite’, sedangkan PCB FR4 bahan isolatornya terbuat dari fiber sehingga menimbulkan kesan transparan/tembus pandang. Dilihat dari ketebalan lapisan tembaganya (bahan konduktor), FR2 lebih tipis, yakni sekitar 18-20 mikron. Sedangkan FR4 berkisar 30-40 mikron. Untuk ketebalan total (bahan isolator + konduktor) pada umumnya PCB yang beredar di pasaran adalah ketebalan 1.3 – 1.6 mm, sedangkan dari sisi harga, PCB FR4 pada umumnya lebih mahal 1.5 – 2 kali daripada FR2 untuk ukuran yang sama

Untuk cek harga PCB bisa dilihat di sini: harga PCB FR2, harga PCB FR4

Proses Pembuatan Rangkaian Elektronik dengan PCB

Bagi Anda yang hobi elektronik, sangat disarankan untuk membuat PCB sebagai tempat komponen Anda. Prosesnya cukup rumit tapi masih bisa dilakukan sendiri di rumah. Untuk membuat PCB ada beberapa macam langkah yang harus Anda lakukan, yakni:

  1. Membuat layout PCB menggunakan software desain PCB sesuai desain elektroniknya. Software desain PCB ada banyak, dari yang berbayar sampai dengan yang free, misalnya Eagle, Sprint Layout, Express PCB, PCB Wizard, DIP Trace, Fritzing, KiCAD, dll. Software yang free juga tak kalah bagusnya dengan berbayar, jadi tak perlu kuatir jika Anda memulai dengan yang free.
  2. Mencetak sendiri atau menggunakan jasa cetak PCB. Untuk mencetak PCB sendiri sebenarnya cukup mudah, hanya Anda harus menyiapkan bahan-bahannya. Ada banyak pilihan/metode yang bisa Anda coba jika ingin mencetak pcb sendiri, misal metode ‘spidol permanent’, ‘lotion’, ‘print laser’ atau ‘fotokopi’. Inti dari metode ini adalah memindahkan printout gambar layout software PCB ke media PCB. Gambar yang dipindah ke lapisan tembaga PCB ini harus cukup kuat menempel supaya ketika dilarutkan (etching) tidak ikut terlarut sehingga dapat membentuk jalur PCB sesuai desain. Untuk menghindarkan korosi pada lapisan tembaga sekaligus memudahkan penyolderan Anda bisa melakukan masking pada jalur PCB (soldermask). Sedangkan untuk memudahkan penataan komponen, Anda juga dapat menambahkan label komponen (silkscreen) pada bagian atas PCB. Dua hal terakhir (soldermask dan silkscreen) ini sifatnya opsional, karena lumayan sulit dilakukan sendiri dan tidak harus dilakukan (agar rangkaian elektronik dapat berfungsi cukup membuat jalur pcb saja). Anda harus menggunakan jasa cetak pcb profesional jika ingin mendapatkan hasil yang bagus.
  3. Merangkai komponen sesuai layout. Pada tahap ini Anda harus melakukan soldering. Siapka tools berupa solder dan timah untuk menyatukan komponen ke PCB
  4. Testing. Ujilah rangkaian Anda, berikan power supply sesuai karakteristik rangkaian Anda dan lihat hasilnya, apakah sudah sesuai desain atau belum
  5. Deploying. Jika pengetesan rangkaian sudah berhasil, maka rangkaian elektronik desain Anda sudah siap diterapkan di mesin/sistem Anda. Anda juga bisa menjualnya ke orang lain yang membutuhkan. Namun, untuk skala komersial, sebaiknya Anda menggunakan jasa cetak pcb murah agar layak untuk dijual dan Anda masih bisa mendapatkan keuntungan

Demikian sedikit gambaran pembuatan rangkaian elektronik di PCB, semoga bermanfaat buat Anda yang sedang atau mau belajar elektronik tapi masih bingung mau gimana. Ada banyak jalan menuju Roma, kalau mau bisa harus mencoba. Walaupun Anda dari Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Bali, Makasar, Medan, Cimahi, Garut, Bekasi, Tasikmalaya, Tangerang, Depok pun, Anda tetap bisa ke Roma 🙂 Selamat bereksperimen …

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x