Menyalakan LED berdasarkan Deteksi Api menggunakan Arduino Uno

Sensor Api atau flame detector adalah sensor yang mampu mendeteksi api dan mengubahnya menjadi besaran listrik yang terukur. Sensor ini berfungsi sebagai pendeteksi nyala api yang memiliki panjang gelombang antara 760nm – 1100nm. Mengenai penjelasan detail sensor ini dapat dibaca pada tutorial sensor api arduino sebelumnya. Saat ini sensor api hadir di pasaran dalam bentuk modul seperti terlihat pada gambar di bawah ini.

Prinsip Kerja Sensor Api

Cara kerja sensor ini yaitu dengan mengidentifikasi atau mendeteksi nyala api dengan menggunakan metode optik. Pada sensor ini menggunakan infrared (IR) sebagai pendeteksi api. Ketika sensor mendeteksi ada atau tidaknya api sensor ini akan menghasilkan output berupa data digital logika ‘1’ (5V) atau logika 0 (0V). Data ini akan digunakan sebagai parameter untuk mengendalikan LED. Modul sensor api terdapat 3 pin yaitu Vcc, GND, dan DO (Digital Output). Namun pada varian lain di pasaran ada juga yang memiliki satu pin tambahan, yakni AO (Analog Output)

Percobaan LED – Sensor Api – Arduino Uno

Untuk lebih memahami tutorial kali ini marilah kita buat percobaan sederhana, namun sebelum itu persiapkan:

  1. Arduino Uno
  2. Sensor api
  3. Resistor 150 Ω
  4. LED merah
  5. LED hijau
  6. Kabel jumper male to female secukupnya
  7. Projectboard

WIRING

  • VCC dihubungkan dengan 5v Arduino Uno.
  • GND dihubungkan dengan GND Arduino Uno.
  • DO dihubungkan dengan  pin A0 Arduino Uno
  • LED merah terhubung dengan pin A1 Arduino Uno
  • LED hijau terhubung dengan pin A2 Arduino Uno

Gambar Rangkaian

Buatlah rangkaian seperti pada gambar dibawah ini dengan konfigurasi pin seperti ketentuan di atas:

Contoh Program Flame Detector Arduino

Selanjutnya buka IDE Arduino Anda (dapat diunduh di arduino.cc jika belum instal), dan copy-kan contoh program  sebagai berikut :

#define sensorPin 2 // Deklarasi sensor terhubung pada pin 2
#define ledM  A1    // Deklarasi LED merah terhubung pada pin A1
#define ledH A2     // Deklarasi LED hijau terhubung pada pin A2
 
int bacasensor = 0; // nilai awal sensor 0  
 
void setup() {
  pinMode(ledM, OUTPUT);     //Deklarasi variabel ledM sebagai Output
  pinMode(ledH, OUTPUT);     //Deklarasi variable ledH sebagai Output
  pinMode(sensorPin, INPUT); //Deklarasi variabel sensor sebagai input
  Serial.begin(9600);
}
 
void loop() {
  bacasensor = digitalRead(sensorPin); // Instruksi untuk membaca nilai digital sensor
  if (bacasensor == LOW) {             // Instruksi untuk mengaktifkan LED Merah jika api terdeteksi
    Serial.print("Nilai digital: ");   // Tampilkan nilai digital sensor pada serial monitor
    Serial.println(bacasensor);
    Serial.println("Api Terdeteksi");  // Menampilkan karakter pada serial monitor
    digitalWrite(ledH,LOW);
    digitalWrite(ledM, HIGH);
    delay(1000);
    digitalWrite(ledM,LOW);
    delay(1000);
    
  } else {
    Serial.print("Nilai digital: ");        //Instruksi untuk mengaktifkan LED Hijau jika tidak ada api
    Serial.println(bacasensor);
    digitalWrite(ledH, HIGH);
    digitalWrite(ledM, LOW);
    Serial.println("Api Tidak Terdeteksi"); // Menampilkan karakter pada serial monitor
    delay(1000);
  }
}

Hasil Percobaan

Upload sketch (program di atas) dengan menekan tombol upload (atau tombol CTRL+U), pastikan pengaturan board pada Arduino Uno dan COM port sudah sesuai (cek di Control Panel-Device Manager). Kemudian aktifkan tools ‘Serial Monitor’ di Arduino IDE melalui menu tools | Serial Monitor. Pastikan kabel USB antara laptop dan Arduino tetap terpasang. Setelah program selesai diunggah perhatikan nilai digital sensor yang ditampilkan pada serial monitor serta kondisi LED.

Hasil percobaan saat tidak ada api
Hasil percobaan saat api terdeteksi sensor

Pada gambar di atas saat tidak ada api maka nilai digital sensor berlogik 1 serta LED hijau akan aktif dan saat api terdeteksi oleh sensor maka nilai digital sensor berlogik 0 serta LED merah berkedip. Hal ini sesuai dengan instruksi pada baris 16-33 pada contoh program di atas. Perhatikan bahwa status api langsung diproses di modul sensor kemudian dikeluarkan hasilnya dalam bentuk digital di pin DO modul. Hal ini kemudian dibaca Arduino Uno dengan perintah di baris 15 (digitalRead)

Demikian tutorial bagaimana cara mengendalikan LED berdasarkan deteksi api menggunakan Arduino Uno, semoga dapat bermanfaat bagi Anda. Led di sini dapat dapat gantikan dengan modul relay yang terhubung dengan (misalnya) sistem penyemprotan air sehingga begitu terdeteksi api dapat langsung dipadamkan. Atau sistem lain sesuai dengan project Anda. Selamat mencoba

Leave a Reply