Komunikasi serial digunakan untuk bertukar data antar device menggunakan protokol serial. Sebenarnya ada dua macam tipe komunikasi serial yang dapat dibangun dengan Arduino, yakni serial sinkron (SPI, I2C/IIC
Sebuah papan Arduino (Uno) memiliki 6 buah pin Analog dengan nama ‘A0’ s.d ‘A5’. Pin ini mampu mengukur tegangan analog (kontinu) dengan rentang tegangan antara 0V s.d 5V
Pin Arduino merupakan pin universal yang dapat diset sebagai pin input maupun output. Untuk mengeset pin Arduino sebagai pin output digital, caranya sudah saya jelaskan di artikel “Mengeluarkan
Sebuah papan Arduino, dalam hal ini Arduino Uno memiliki 14 buah pin digital yang dinamakan pin 0 s.d 13. Secara umum, pin digital adalah pin yang digunakan untuk
Pin analog di papan Arduino adalah pin yang defaultnya digunakan sebagai input analog. Di pin ini Anda bisa mendeteksi besaran tegangan analog dari 0 s/d 5V secara kontinyu.
Salah satu kelebihan Arduino adalah memiliki banyak library yang mendukung pembuatan suatu sketch. Library merupakan kumpulan subrutin yang mempunyai fungsi tertentu. Biasanya, sebuah modul/shield Arduino akan dibuatkan library
Papan Arduino yang paling digunakan diseluruh dunia adalah tipe Arduino Uno. Tak heran varian dari dari papan ini banyak tersedia di pasaran. Mulai dari asli (ori) sampai yang
Arduino sebagai sebuah papan mikrokontroller dari sono-nya memang tidak tidak punya perangkat display seperti monitor, LCD, touchscreen dll. Namanya juga mikrokontroller yang sifatnya stand alone controller. Pada dasarnya,
Papan Arduino adalah sebuah papan elektronik yang berisi sistem minimum mikrokontroller seri ATMega atau ARM tergantung dari tipenya. Misalkan sebuah Arduino Uno didalamnya terdapat mikrokontroller ATMega328 (dapat juga
Mengendalikan LED yang terhubung dengan Arduino dari gadget Android (smartphone/tablet) dapat dilakukan dengan media Bluetooth. Cara ini merupakan salah satu cara termudah untuk mengkomunikasikan keduanya dibanding menggunakan (misalnya)